Selasa, 20 April 2021

faktor-faktor pembentuk integrasi nasional dalam bingkai BhinnekaTunggal Ika

MEWASPADAI ANCAMAN TERHADAP KEDUDUKAN NKRI

guru mapel: Vita Ria P., S.Pd

 

A. Ancaman terhadap integrasi nasional 
1. ancaman di bidang ideologi 
2. ancaman di bidang politik 
3. ancaman di bidang ekonomi 
4. ancaman di bidang sosial budaya 
5. ancaman di bidang pertahanan dan keamanan 

 

MATERI

 

A. Ancaman terhadap integrasi nasional 

1. ancaman di bidang ideologi 

ancaman integrasi ideologi Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, beberapa contoh ancaman terhadap integrasi nasional di bidang ideologi adalah komunisme dan liberalisme. Kedua ideologi tersebut dinilai bertentangan dengan ideologi Indonesia yaitu ideologi Pancasila. Pancasila sebagai ideologi berarti seluruh warga negara Indonesia menjadikan Pancasila sebagai landasan dasar NKRI. 

Komunisme Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komunisme adalah paham atau ideologi (dalam bidang politik) yang menganut ajaran Karl Marx dan Fredrich Engels yang hendak menghapuskan hak milik perseorangan dan menggantinya dengan hak milik bersama yang dikontrol oleh negara. Komunis adalah penganut paham komunisme. Sedangkan mengomuniskan adalah membuat jadi komunis atau menjadikan komunis. 

Di Indonesia pernah terbentuk Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1924 yang bersifat nonkooperatif dan radikal. PKI banyak mendapat dukungan khususnya dari kaum buruh yang sedang menghadapi depresi ekonomi pada 1923. Tokoh-tokoh komunis di Indonesia antara lain Semaun, Darsono, dan Musso. PKI sering melakukan pemberontakan terhadap pemerintah kolonial Hindia Belanda. Setelah kemerdekaan RI, terjadi pemberontakan oleh PKI pada 30 September 1965 yang disebut G30S/PKI. Peristiwa ini juga disebut Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) atau Gestok. G30S/PKI adalah suatu upaya penggulingan pemerintah yang sah yang berkuasa di Indonesia. Pada saat itu tujuh perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang yang lain dibunuh. Dilansir dari situs resmi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, komunisme (Marxisme dan Leninisme) secara tegas dilarang oleh pemerintah Indonesia melalui Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 dan UU No. 27 Tahun 1999. Baca juga: Jenis-jenis Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Liberalisme Dewasa ini kehidupan masyarakat Indonesia cenderung mengarah pada kehidupan liberal yang menekankan pada aspek kebebasan individual. Dalam Encyclopaedia Britannica, diterangkan bahwa liberalisme adalah doktrin politik yang menjadikan perlindungan dan peningkatan kebebasan individu sebagai masalah utama politik. Sebenarnya liberalisme yang didukung oleh Amerika Serikat tidak hanya memengaruhi bangsa Indonesia. Dampak liberalisme mencapai hampir semua negara di dunia. 

Liberalisme adalah salah satu akibat dari era globalisasi. Masuknya globalisasi ke Indonesia ternyata mampu meyakinkan masyarakatnya bahwa liberalisme dapat membawa manusia ke arah kemajuan dan kemakmuran. Dampaknya, liberalisme yang dibawa oleh globalisasi memengaruhi pikiran masyarakat Indonesia untuk tertarik pada ideologi tersebut. Pada umumnya, pengaruh yang diambil justru yang bernilai negatif. Misalnya gaya hidup yang diliputi kemewahan, pergaulan bebas, dan lain-lain. Paparan liberalisme tersebut apabila tidak diatasi akan menjadi ancaman bagi kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya.


2. ancaman di bidang politik 

Ancaman politik yang mengancam keutuhan Bangsa Indonesia ini datang dari dalam Negeri.Ancaman politik dari dalam Negeri datang dari beberapa oknum-oknum yang menggunakan strategi politik yang licik untuk mencapai kepentingan pribadi.Contoh ancaman di bidang politik yang datang dari dalam Negeri ini diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme

KOrupsi kolusi dan nepotisme

Ancaman politik dari dalam Negeri ini adalah tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).Ya, tindakan tersebut merupakan tindakan kriminal yang mana seseorang menggunakan wewenang politik untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan melakukan tindakan KKN.Jadi, tindakan KKN ini tentu saja menjadi ancaman politik karena dapat menyebabkan kerugian bagi Negara dari segi finansial. 

2. Isu SARA Yang Dihubungkan Dengan Masalah Politik

Isu SARA Yang Dihubungkan Dengan Masalah Politik

Bukan menjadi rahasia lagi apabila Indonesia tengah mengalami demonstrasi besar-besaran akibat merebaknya isu SARA yang kemudian dihubungkan dengan masalah politik sehingga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencapai kepentingan dari golongan tertentu. Salah satu contoh ancaman di bidang politik dari isu SARA ini adalah adanya ujaran kebencian yang di Kota Malang, Semarang, dan juga Surabaya. Akar masalah dari kasus tersebut adalah seseorang yang berujar kurang sopan terhadap mahasiswa asal Papua. Namun, Karena adanya isu SARA yang dihubungkan dengan masalah politik kemudian terjadilah kerusuhan di Provinsi Papua yang berlanjut terhadap aksi pemukulan dan pembacokan hingga jatuhnya korban jiwa. Hal ini lantas dijadikan sebagai bahan oleh beberapa oknum yang menginginkan Papua merdeka sehingga mereka akan mengadukan Indonesia pada PBB terkait adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Indonesia. Hal inilah yang menjadikan isu SARA sebagai masalah politik yang kemudian menjadi masalah serius dan harus diselesaikan dan dikendalikan oleh pemerintah

Sebab isu SARA ini menjadi salah satu ancaman politik yang serius.

 

3. Makar Atau Kudeta

Makar Atau Kudeta

 

Ancaman politik dari dalam Negeri selanjutnya adalah makar atau kudeta.

Ya, makar atau kudeta ini adalah upaya untuk menggulingkan kekuasaan dari pemerintahan yang sah guna mendapatkan kepentingan tertentu.

Untuk itu, sesuai dengan Undang-Undang, makar dan kudeta ini adalah tindakan melawan hukum dan dapat dikenakan pasal pidana kurungan.

 


Ancaman Politik Dari Luar Negeri

Selain datang dari dalam Negeri,

Beberapa ancaman-ancaman politik ini juga datang dari luar Negeri yang tentu saja memiliki tingkat bahaya yang juga sama tingginya dengan ancaman politik dari dalam Negeri.

Untuk itu inilah beberapa ancaman politik dari luar Negeri diantaranya adalah :

1. Tindakan Terorisme

kekurangan demokrasi liberal Muncul serangan terorisme

Tindakan-tindakan terorisme ini memang menjadi salah satu ancaman politik dari luar Negeri. Memang, baru-baru ini banyak teroris yang tertangkan sebelum melaksanakan aksi jihad dengan cara meledakkan bom pada diri sendiri.

 

Akan tetapi paham-paham radikal tersebut datang dari luar negeri dan kemudian Indonesia menjadi target akan tindak terorisme dengan tujuan untuk beberapa hal mulai dari mengganti ideologi Indonesia.

Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa tindakan radikal dan juga tindak terorisme yang menyerang Indonesia ini dilatarbelakangi oleh adanya ancaman politik yang berasal dari luar negeri.

 

2. Negara Lain Terlalu Ikut Campur Urusan Negara

Negara Lain Terlalu Ikut Campur Urusan Negara

Ancaman selanjutnya adalah adanya campur tangan Negara lain dalam berbagai urusan-urusan internal negeri ini.

 

Adanya campur tangan dari Negara lain ini tentu saja sangat berbahaya karena dapat merongrong kedaulatan Bangsa Indonesia karena tentu saja Negara lain memiliki kepentingan tersendiri dibalik campur tangannya tersebut.

Oleh sebab itu Negara lain tentu saja dilarang untuk ikut terlibat dalam urusan yang menyangkut internal bangsa.

Bukan tidak mungkin Negara lain terlalu jauh mencampuri urusan Negara dapat menyebabkan timbulnya hasutan untuk memecah belah hingga menimbulkan konflik vertikal yang menyebabkan perang saudara.

Guna menjaga marwah dan kedaulatan Negara, maka dalam Undang-Undang Dasar (UUD 1945) telah diatur bahwa Negara berhak menentukan nasib dan urusan bangsa secara individu tanpa adanya campur tangan dari pihak asing tanpa terkecuali.

Untuk itu dapat dikatakan bahwa campur tangan dari Negara lain adalah ancaman politik bagi Indonesia.

 

3. Ancaman di Bidang Ekonomi

Dengan adanya globalisasi perekonomian, proses kegiatan ekonomi di seluruh dunia makin terintegrasi tanpa terhalang batas-batas negara. Sisi positifnya adalah Indonesia memiliki kesempatan untuk memasarkan produk dalam negeri ke pasar internasional. Pada saat yang sama, bisa jadi produk-produk dari luar negeri justru membanjiri Indonesia dan membuat pengusaha lokal kalah bersaing. Selain itu, penanaman modal oleh pihak-pihak asing juga bisa saja digunakan untuk mengontrol suatu negara.

Ekonomi suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Ini adalah bukti nyata pengaruh globalisasi. Saat ini tidak ada negara dengan kebijakan ekonomi yang tertutup dari pengaruh negara lain. Globalisasi perekonomian di satu sisi membuka peluang pasar produk dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Sebaliknya, juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Pengaruh negatif globalisasi ekonomi yang dapat menjadi ancaman bagi kedaulatan ekonomi antara lain: Indonesia dibanjiri barang-barang dari luar negeri seiring perdagangan bebas yang tidak mengenal batas-batas negara. Akibatnya barang-barang lokal kalah bersaing dengan produk luar negeri. Perekonomian Indonesia terancam dikuasai pihak asing seiring kemudahan penanaman modal bagi orang asing. Akibatnya, bangsa Indonesia dijajah secara ekonomi oleh investor asing. Timbul kesenjangan sosial yang tajam akibat persaingan bebas sehingga pelaku ekonomi ada yang menang dan kalah. Yang menang bisa memonopoli pasar, yang kalah hanya menjadi penonton dan tertindas. Sektor-sektor ekonomi rakyat yang mendapat subsidi akan semakin berkurang, koperasi sulit berkembang, penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya makin ditinggalkan, sehingga angka pengangguran dan kemiskinan sulit dikendalikan. Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

 

4. ancaman di bidang sosial budaya

Ancaman terhadap integrasi nasional dalam bidang sosial budaya berasal dari dalam dan luar negeri. Ancaman dari dalam negeri disebabkan oleh kemiskinan dan ketidakadilan. Hal inilah yang menjadi pangkal permasalahan seperti separatisme, terorisme, dan bencana.

Sedangkan ancaman dari luar ada kaitannya dengan peran media massa yang menunjukkan gaya hidup luar negeri yang kemudian dicontoh oleh sebagian orang. Padahal gaya hidup tersebut mungkin tidak cocok dengan identitas bangsa.

Ancaman berdimensi sosial budaya bisa berasal dari dalam dan dari luar. Ancaman dari dalam didorong oleh isu-isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan dan ketidakadilan. Isu-isu tersebut menjadi titik pangkal timbulnya permasalahan, seperti separatisme, terorisme, kekerasan dan bencana akibat perbuatan manusia. Dampaknya akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, nasionalisme dan patriotisme. Sedangkan ancaman dari luar timbul akibat pengaruh globalisasi, antara lain: Munculnya gaya hidup konsumtif terhadap barang-barang dari luar negeri. Muncul sifat hedonisme yaitu kenikmatan pribadi dianggap sebagai suatu nilai hidup tertinggi sampai melanggar norma-norma di masyarakat seperti mabuk-mabukan, pergaulan bebas, foya-foya dan sebagainya. Adanya sikap individualisme yaitu mementingkan diri sendiri, memandang orang lain tidak bermakna. Sehingga menimbulkan ketidakpedulian terhadap orang lain. Muncul gejala westernisasi yaitu gaya hidup yang berorientasi pada budaya barat tanpa diseleksi lebih dulu yang bertentangan dengan nilai dan norma-norma yang berlaku. Makin memudarnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Makin lunturnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

5. ancaman di bidang pertahanan dan keamanan 

 

Ancaman di bidang pertahanan nasional dapat berupa agresi militer, pelanggaran kedaulatan wilayah, terorisme, pemberontakan bersenjata, dan spionase.

Beberapa contoh gangguan terhadap keamanan wilayah adalah perompakan, penyelundupan senjata, serta pencemaran dan pencurian kekayaan laut.

Sedangkan beberapa contoh pemberontakan bersenjata yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di antaranya pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), Permesta, dan Pemberontakan PKI Madiun.

 Berikut ini beberapa ancaman militer: Agresi atau invasi Skala agresi ada yang besar hingga terendah. Invasi ialah bentuk agresi berskala paling besar dengan kekuatan militer bersenjata untuk menyerang dan menduduki wilayah suatu negara.
Bangsa Indonesia pernah diinvasi dua kali oleh Belanda yang ingin kembali menjajah, yaitu 21 Juli 1947 dan 19 Desember 1948.

Pelanggaran wilayah Ancaman militer yang peluangnya cukup tinggi adalah tindakan pelanggaran wilayah (laut, udara dan daratan) oleh negara lain. Konsekuensi Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas dan terbuka, berpotensi terjadinya pelanggaran wilayah. Pemberontakan bersenjata Ancaman militer berupa pemberontakan senjata oleh pihak-pihak tertentu dari dalam negeri. Pemberontakan bersenjata bisa jadi disokong kekuatan asing baik terbuka atau tertutup. Pemberontakan bersenjata melawan pemerintah Indonesia yang sah adalah bentuk ancaman militer yang dapat merongrong kewibawaan negara dan jalannya roda pemerintahan. Indonesia pernah mengalami sejumlah aksi pemberontakan bersenjata oleh gerakan radikal seperti DI/TII, PRRI, Permesta, Pemberontakan PKI Madiun dan G-30-S/PKI.
Indonesia pernah mengalami sejumlah aksi pemberontakan bersenjata oleh gerakan radikal seperti DI/TII, PRRI, Permesta, Pemberontakan PKI Madiun dan G-30-S/PKI. Sejumlah pemberontakan tersebut mengancam pemerintahan yang sah, mengancam tegaknya NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Sabotase 

Indonesia punya sejumlah obyek vital nasional dan instalasi strategis yang rawan terhadap aksi sabotase. Fungsi pertahanan negara ditujuan memberikan perlindungan terhadap obyek-obyek vital nasional dan instalasi strategis dari setiap kemungkinan aksi sabotase. Caranya dengan mempertinggi kewaspadaan yang didukung oleh teknologi yang mampu mendeteksi dan mencegah secara dini. 

 

Spionase  

 Di abad modern, kegiatan spionase dilakukan oleh agen-agen rahasia untuk mencari dan mendapatkan rahasia pertahanan negara lain. Kegiatan spionase dilakukan secara tertutup menggunakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga tidak mudah dideteksi.
Spionase ialah bentuk ancaman militer yang memerlukan penanganan secara khusus untuk melindungi kepentingan pertahanan dari kebocoran yang akan dimanfaatkan oleh pihak lawan.

Aksi teror bersenjata 

Aksi teror bersenjata merupakan bentuk kegiatan terorisme yang mengancam keselamatan bangsa dengan menebarkan rasa ketakutan serta menimbulkan korban tanpa mengenal rasa perikemanusiaan. Sasaran aksi teror bersenjata sulit diprediksi dan ditangani dengan cara-cara biasa. Perkembangan aksi teror bersenjata yang dilakukan teroris pada dekade terakhir meningkat pesat seiring perkembangan politik, lingkungan strategis, ilmu pengetahuan dan teknologi. 

 

Ancaman keamanan laut dan udara 

Gangguan keamanan di laut dan udara adalah bentuk ancaman militer yang mengganggu stabilitas keamanan wilayah Indonesia.  Potensi gangguan ancaman keamanan laut dan udara di Indonesia tinggi. Penyebabnya, kondisi geografis Indonesia dengan wilayah perairan dan udara yang terbentang pada pelintasan transportasi dunia yang padat, baik transportasi maritim maupun dirgantara.
Potensi gangguan ancaman keamanan laut dan udara di Indonesia tinggi. Penyebabnya, kondisi geografis Indonesia dengan wilayah perairan dan udara yang terbentang pada pelintasan transportasi dunia yang padat, baik transportasi maritim maupun dirgantara. Bentuk-bentuk gangguan keamanan di laut dan udara yang mendapat prioritas perhatian dalam penyelenggaraan pertahanan negara meliputi pembajakan atau perompakan, penyelundupan senjata, amunisi dan bahan peledak atau bahan lain. Bentuk gangguan keamanan laut berupa penangkapan ikan secara ilegal, pencurian kekayaan laut, dan pencemaran lingkungan.

 

 

sumber: "Ancaman Integrasi Nasional Bidang Ideologi", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/25/183137769/ancaman-integrasi-nasional-bidang-ideologi?page=all.

https://kumparan.com/berita-hari-ini/ancaman-terhadap-integrasi-nasional-indonesia-di-berbagai-bidang-1uHomRZoqbg/full

https://cerdika.com/ancaman-politik/

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SENI TARI KELAS 9

Tari Kreasi kelas 9